Masih membandingkan mana yang lebih baik antara anime Jepang atau kartun Disney? Stop! Sudah bukan masanya lagi perlu mendebatkan pertanyaan yang tidak ada jawabannya. Sebab sama halnya dengan memutuskan mana yang lebih enak antara Mi Sedaap atau Indomie... pada hakikatnya, semua hanya soal selera. Bagi saya pribadi, anime lebih menarik karena miliki banyak genre meski tak perlu dirahasiakan jika Popeye dan Micky Mouse adalah tontonan masa kecil yang menyenangkan.
Menyinggung genre, ada banyak sekali genre anime Jepang. Mulai dari shounen yang diminati oleh hampir semua kalangan, shoujo, ecchi, hingga yaoi dan yuri. Berbeda dengan para penikmat anime shounen dan shoujo, mereka yang senang menonton ecchi, yuri, dan yaoi kerap dianggap tidak bermoral. Padahal, tidak seperti harem, genre-genre ini tak hanya bermuatan seks saja.
3+ Anime Yaoi yang Paling
Direkomendasikan untuk Ditonton
Di luar pendapat orang lain, tiap orang memiliki kebebasan untuk melakukan apa yang ia senangi. Termasuk urusan memilih genre anime atau hiburan apa yang akan ia tonton. Berikut ini adalah beberapa anime yaoi terbaik yang membuat saya tidak bosan untuk menontonnya berkali-kali.
1.
Ai
no Kusabi
Ketika ditanya mana yang paling paling Isa senangi? Tentu saya akan menjawab Ai no Kusabi. Anime yang telah mendapatkan beberapa kali remake ini memang sangat populer bagi para fujoshi. Apa itu fujoshi? Fujoshi adalah sebutan untuk perempuan-perempuan yang senang menonton yaoi karena menganggap hubungan sesama pria (boy love) sebagai sesuatu yang menggemaskan.
Ai no Kusabi |
Ketika umumnya kaum pet tidak dipelihara dalam waktu lama, Riki adalah pengecualian. Sebab tidak seperti cara Blondie memperlakukan pet, interaksinya dengan Riki tampak seperti obsesi. Ia membuat Tanagura heboh karena ia bercinta dengan pet-nya sendiri.
2.
Koisuru
Boukun
Anime yaoi yang saya rekomendasikan untuk ditonton berikutnya adalah Koisuru Boukun. Cerita anime keluaran tahun 2010 ini berpusat pada Morinaga dan Tatsumi Souitchi yang merupakan senpai atau atau kakak tingkatnya di kampus. Tatsumi adalah seorang yang sangat membenci hubungan sejenis. Salah satu sebabnya, ialah karena adiknya sendiri tenggelam dalam orientasi seksual yang salah tersebut. Walaupun begitu, Tatsumi yang tahu jika Mori menyukainya pun juga tidak menghindarinya.
Koisuru Boukun |
Sesampainya Morinaga membawakan minuman, rokok, dan camilan, ia sangat terkejut ketika mendapati senpai-nya menghabiskan minuman yang telah ia sembunyikan. Efek obat dari minuman tersebut pada Tatsumi membuat Morinaga pada akhirnya bisa melakukan hal-hal yang pernah ia fantasikan pada kakak tingkatnya tersebut. Visual kedua karakter utama anime yaoi ini menjadi tambahan nilai plus mengapa kamu harus menontonnya. Tapi anu, kalau nonton, tolong pakai earphone ya ^^
3.
Junjou Romantika
Selain Ai no Kusabi dan Koisuru Boukun, anime genre boy love yang saya rekomendasikan berikutnya adalah Jonjou Romantika. Cerita anime yang satu ini berpusat pada tiga karakter utama, yakni Misaki Takahashi seorang mahasiswa ekonomi, Usami Akihiko seorang mangaka yang mengangkat percintaan sesama pria, dan Nowaki yang kemudian menjadi penyembuh bagi cinta Misaki yang tak terbalas oleh Akihiko.
Junjou Romantika |
Dibandingkan dengan kedua anime yaoi yang telah disebutkan sebelumnya, saya sebenarnya kurang sreg dengan Junjoo Romantika ini. Alasannya... karena saya terganggu dengan visual tokoh-tokohnya yang digambarkan memiliki model rambut yang sama. Dan mungkin saja karena alur cinta segitiga mereka yang sebenarnya sangat klise dan sedikit banyak mungkin ditemukan di sinetron-sinetron roman picisan.
Selain
beberapa judul yang telah saya sebutkan di atas, sebenarnya masih ada beberapa
anime yaoi layak tonton. Di antaranya ialah Sekaiichi Hatsukoi, Kirepapa, dan Super
Lovers. Mana nih anime bertemakan percintaan sesama pria yang (pertama kali)
akan kamu tonton?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar